Maman menjelaskan dari total tersebut, porsi untuk program kredit usaha rakyat (KUR) berpotensi juga ikut naik menjadi Rp 400 triliun. Saat ini, alokasi plafon kredit KUR pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 320 triliun. Kendati begitu, Maman menyebut penerapannya masih perlu melihat evaluasi penyaluran kredit UMKM pada tahun ini.

"Bisa aja mungkin dari Rp 2.000 triliun itu mungkin yang KUR-nya nanti dinaikkan jadi 400 triliun atau segala macam," jelasnya.

Menurut Maman, kenaikan plafon kredit ini menjadi angin segar bagi UMKM. Sebab, hal tersebut akses dan kapasitas pinjaman perbankan bagi pelaku usaha agar skala bisnis UMKM kian meningkat.