Kiki menegaskan OJK terus memperkuat kesiapan kerangka pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis untuk memastikan di tahun depan dapat diimplementasikan secara efektif. Dengan begitu, ia berharap BMKS akan dapat mendukung pembentukan harga yang kredibel.

"Kami juga saat ini fokus pada penguatan kepercayaan investor melalui reformasi di bidang pasar modal, dalam rangka memperkuat peran pasar modal untuk mendukung pembiayaan. Di sisi lain, industri asuransi dan penjaminan juga terus diperkuat dalam rangka mendukung pengelolaan risiko yang baik untuk mendukung pembiayaan pembangunan," tambah ia.

Sebelumnya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 menjadi 5,4-5,5% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi per Agustus 2026 yang berada di kisaran 5,6-6,0%.

"Ekonomi Indonesia di tahun 2026 diprakirakan tumbuh di sekitar 5,4-5,5 persen year-on-year," kata Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers KSSK,

Meski proyeksi pertumbuhan diturunkan, KSSK menilai perekonomian domestik masih menunjukkan ketahanan di tengah meningkatnya tekanan global. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2026 diperkirakan tetap kuat, ditopang oleh permintaan domestik dan kinerja ekspor yang positif.