Dari sisi kinerja, produksi PTBA pada semester I 2026 mengalami penurunan akibat tingginya intensitas hujan sepanjang Januari hingga Maret. Kondisi cuaca turut mengganggu aktivitas angkutan dan penjualan batu bara perusahaan.

Meski demikian, laba bersih PTBA pada semester I 2026 tercatat meningkat sekitar 218% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih naik dari Rp 830 miliar menjadi Rp 2,65 triliun.

"Tetapi secara keseluruhan laba bersih mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sekitar 218% dari tahun lalu Rp 0,83 triliun, untuk semester I tahun ini sudah mencapai Rp 2,65 triliun," tutup Bambang.