NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dokumen perjanjian kerja sama ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) ditargetkan rampung dan ditandatangani pada November 2026 mendatang di Manila, Filipina.

"Di lingkup ASEAN kita sedang menyiapkan Digital Economy Framework Agreement. Harapannya DEFA ini akan ditandatangan di bulan November di Manila," kata Airlangga dalam acara Kick Off Road to Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Airlangga mengatakan nilai pasar digital ASEAN diperkirakan dapat meningkat dari sekitar US$ 1 triliun menjadi US$ 2 triliun setelah implementasi DEFA. Dalam hal ini, Indonesia berpotensi memperoleh porsi sekitar 30-40% dari pasar tersebut. Dengan begitu potensi ekonomi digital Indonesia bisa tembus hingga US$ 600 miliar atau Rp 10.646,4 triliun (kurs Rp 17.744/dolar AS).