Menurut Suahasil, pembayaran subsidi dan kompensasi yang meningkat ini membuat arus kas badan usaha yang menyalurkan barang-barang subsidi jauh lebih sehat dan aman dalam operasionalnya.

Kenaikan pembayaran subsidi dan kompensasi ini juga diiringi dengan meningkatnya konsumsi barang-barang subsidi, yaitu konsumsi BBM meningkat dengan realisasi volume 13.408,6 ribu kiloliter (KL) atau naik 9,1% secara tahunan, dan LPG juga naik dengan realisasi 5.761 juta kg atau naik 2,2%.

"Listrik meningkat jumlah pelanggannya 2,1%, pupuk meningkat jumlah realisasi volume pupuknya 15,7%, dan KUR juga meningkat 7,9%," imbuh Suahasil.