Realiza Antichamas bukan sekadar cairan pemadam siap semprot. Berdasarkan laporan uji coba di Banyuasin, material ini berbentuk serbuk yang dilarutkan ke dalam air sebelum digunakan. Setelah bercampur air, material tersebut membentuk gel yang kemudian disemprotkan ke area kebakaran.

Gel tersebut dapat membantu menghambat penyebaran api dan mempertahankan kelembapan. Material itu disebut dapat dicampurkan ke tangki pemadam atau tandon air, termasuk untuk mendukung operasi pemadaman melalui water bombing.

Pihak penyedia mengklaim campuran air dan Realiza Antichamas dapat membuat pemadaman hingga 10 kali lebih efektif dibandingkan air biasa. Material tersebut juga disebut dapat terurai dengan sendirinya setelah sekitar 72 jam.

Klaim tersebut menjadi salah satu alasan teknologi ini menarik untuk diuji pada lahan gambut. Pada ekosistem ini, kebakaran tidak selalu selesai ketika api yang terlihat di permukaan telah padam. Bara dapat bertahan di lapisan tanah organik dan kembali menyala ketika kondisi mendukung.

Gel yang membantu mempertahankan kelembapan berpotensi mendukung proses pemadaman. Meski demikian, efektivitasnya untuk menjangkau bara yang berada jauh di bawah permukaan tanah perlu dinilai melalui pengujian lapangan, bukan hanya berdasarkan bentuk material setelah dicampur air.