NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menjelaskan kabar soal Indonesia akan mendapatkan pasokan minyak mentah sebanyak 30 juta barel dari Uni Emirat Arab (UEA).

Bahlil menyampaikan kiriman minyak mentah dari UEA masih bersifat potensi. Pria yang merangkap jabatan sebagai Menteri ESDM itu menyampaikan saat ini pemerintah masih melakukan penjajakan terkait pasokan minyak dari UEA.

"Itu masih potensi ya, belum saya melakukan itu, penjajakan-penjajakan, semuanya masih penjajakan ya," ujar Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM saat ditemui di Kempinski, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Adapun kabar Indonesia akan dapat pasokan minyak mentah dari UEA itu diungkapkan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto dalam acara INPEX - FEED Completion Ceremony, di Pacific Place, Jakarta, Selasa (27/10/2026) kemarin.