"Dengan perkiraan konsumsi domestik sekitar 31 juta ton pada 2026, peningkatan produksi tersebut memberikan fondasi yang lebih kuat bagi ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pasar ekspor," ujar Qodari dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

FAO pun telah menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat di dunia, berada di bawah India, Tiongkok, dan Bangladesh. Indonesia sekaligus menjadi satu dari sedikit produsen besar yang produksinya terus meningkat saat raksasa-raksasa pangan lain tengah tersandung.

"Pemerintah memastikan ekspor beras ke Malaysia tidak akan mengganggu pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Indonesia. Pemerintah tetap mengutamakan kecukupan stok dan stabilitas pangan nasional," tegas Qodari.