Dalam slide paparan yang disampaikan Anggito, terlihat tingkat penetrasi asuransi di ASEAN per 2025 tertinggi di Singapura dengan angka 7,60% dari PDB. Setelahnya disusul oleh Thailand dengan tingkat penetrasi 5,10% dari PDB.
Lebih lanjut ada Malaysia dengan tingkat penetrasi 3,70%, dan Filipina dengan angka 2,00%. Baru setelahnya Indonesia dengan tingkat penetrasi asuransi 1,30%. Angka ini merupakan laporan dari Word Bank dan Allianz Global Insurance Report.
Anggito menilai rendahnya tingkat penetrasi ini searah dengan rendahnya tingkat literasi dan inklusivitas masyarakat terhadap produk asuransi di Indonesia.