Tuntutan para pekerja disebut menambah tekanan kepada Hyundai Motor, terlebih perusahaan juga memperkirakan target penjualan global tahun ini tidak akan tercapai imbas ketatnya persaingan dari produsen otomotif China di pasar Eropa ditambah penurunan penjualan domestik.
Di sisi lain, serikat pekerja menuntut kenaikan batas usia pensiun dan kenaikan bonus dari sebelumnya 750% menjadi 800% dari gaji pokok bulanan. Para pekerja juga menuntut adanya jaminan perlindungan pekerjaan seiring Hyundai Motor meningkatkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi.
Diketahui Hyundai Motor berencana mulai menggunakan robot humanoid di fasilitas produksinya di Georgia, Amerika Serikat, pada 2028. Penggunaan robot tersebut ditargetkan terus diperluas ke berbagai pabrik Hyundai lainnya.
Perwakilan serikat pekerja menilai perkembangan AI berpotensi mengancam tidak hanya pekerjaan di lini produksi, tetapi juga posisi di bidang penelitian dan teknik di perusahaan otomotif tersebut.