"Bahkan jika AI diperkenalkan, kami siap untuk melawannya - dan siap untuk menang. Kami prihatin dengan generasi mendatang," kata seorang pekerja Hyundai Motor dan wakil presiden Serikat Pekerja Logam Korea, Kim Byung-chul, dikutip dari Reuters, Jumat (21/8/2026).

Sementara itu, Juru bicara serikat pekerja Hyundai Motor, Kim Jin-wook, mengatakan pihaknya masih terbuka untuk melanjutkan negosiasi upah. Namun, serikat pekerja disebut akan kembali membahas opsi pemogokan jika manajemen tidak memberikan proposal yang berorientasi ke masa depan.

"Aksi mogok dapat berdampak pada pelanggan, mitra, dan operasional kami. Kita berada di saat kritis di mana kedua belah pihak harus bekerja sama untuk berhasil melewati transisi global menuju mobilitas masa depan," demikian pernyataan tersebut.