NADIKABAR.COM — Walt Disney Co. berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan.
Manajemen meminta sejumlah pimpinan divisi menargetkan penghematan biaya operasional tahunan hingga 20 persen.
Mengutip Bloomberg, Rabu (4/11), target penghematan tersebut dapat dicapai melalui pengurangan karyawan maupun pemangkasan berbagai pengeluaran perusahaan.
Sejumlah lini bisnis Disney diperkirakan akan terdampak lebih besar dibandingkan dengan unit lainnya. Operasi perusahaan yang berpotensi terkena dampak mencakup taman hiburan, saluran televisi, hingga studio film.
Chief Executive Officer (CEO) Disney Josh D'Amaro berencana menginvestasikan kembali sebagian dana dari hasil penghematan tersebut untuk pengembangan program film dan televisi, teknologi, serta taman hiburan dan kapal pesiar.
Langkah efisiensi tersebut dilakukan saat perusahaan menargetkan pertumbuhan laba per saham yang disesuaikan (adjusted earnings per share) dua digit pada saat tahun fiskal berjalan.