Disney juga memangkas biaya miliaran dolar AS dan menghapus ribuan posisi pekerjaan dalam beberapa tahun terakhir.
Pengurangan karyawan tersebut berdampak pada berbagai divisi termasuk ABC, Pixar, ESPN, the film studio hingga unit bisnis pengalaman dan hiburan.
Pada akhir tahun fiskal terakhir, Disney tercatat memiliki 231 ribu karyawan di seluruh dunia.
Sebelumnya, The Wall Street Journal pada 1 Oktober melaporkan Disney berencana melakukan restrukturisasi pada divisi televisi serta memangkas karyawan di unit hukum dan urusan global perusahaan.
Selain Disney, gelombang PHK juga terjadi di beberapa perusahaan hiburan lainnya, seperti Netflix Inc., Sony, Pictures Entertainment, serta Paramount dan Warner Bros milik Skydance.