NADIKABAR.COM — Ukraina mengungkapkan bahwa mereka mengerahkan rudal jelajah Flamingo barunya yang berukuran masif seberat 6 ton dalam pengeboman dramatis yang menargetkan Moskow dan kilang minyak Rusia pada hari Minggu waktu setempat.

Serangan dramatis tersebut, di mana Ukraina menembakkan lebih dari 1.000 drone, juga menggunakan rudal Flamingo FP-5 baru untuk menjangkau ibu kota Rusia, sekaligus menyoroti kekuatan senjata dengan jangkauan terjauh milik Ukraina, seperti dikatakan Presiden Volodymyr Zelensky.

Rudal ini dirancang dan sebagian besar diproduksi di Ukraina oleh perusahaan rintisan pertahanan Fire Point. Ia diklaim jauh lebih kuat daripada rudal jelajah Tomahawk andalan Amerika Serikat.

Rudal ini juga memiliki jangkauan lebih jauh, mencapai hampir 3.218 kilometer. Serangannya membakar Kilang Minyak Gazpromneft-Moskow, memicu kebakaran hebat di pabrik yang memproduksi sekitar 11,6 juta ton minyak per tahun.