"Rupiah diperkirakan menguat seiring pelemahan dolar AS pasca-FOMC. Namun, fokus pasar masih tertuju pada pergerakan ekuitas domestik. Jika investor asing kembali mencatatkan net buy seperti pada Rabu (28/10), hal ini akan memberikan dukungan tambahan bagi rupiah," ujar Lukman kepada NadiKabar.com, Kamis (29/10).

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.