NADIKABAR.COM — Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan mendorong Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan hingga 6,5% pada 2027. Proyeksi tersebut disampaikan Lembaga riset ekonomi BMI, bagian dari Fitch Solutions, dalam laporan Macro Insight tertanggal 22 Oktober 2026.
BMI memperkirakan BI Rate naik menjadi 6% pada akhir 2026, kemudian meningkat lagi menjadi 6,5% pada 2027. Proyeksi ini muncul meski BI cenderung ingin menjaga pertumbuhan ekonomi.
Pada 21 Oktober 2026, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Namun, BI menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin menjadi 5% dan memperluas insentif transaksi lindung nilai atau hedging.