Tentu mereka yang mengajukan diri sebagai penerima bansos akan dilakukan verifikasi lanjutan. Dalam hal ini proses verifikasi akan mencakup penggunaan berbagai jenis data, semisal data tagihan listrik hingga kepemilikan kendaraan.
"Kita cek kelayakannya. Dari mana kelayakan didapatkan? Satu dari DTSEN, dua dari data administratif. Dari data administratif ini yang game changer," tutur Andy.
"Kalau mau minta bansos PKH, daftar di digitalisasi bansos. Dengan hanya memasukkan NIK dan biometrik, nanti sistem akan mengecek 'h ternyata punya sertipikat lebih dari satu', 'oh ternyata punya kendaraan roda empat dua', 'oh ternyata konsumsi listrik di atas 14.000 kWh'," jelasnya lagi.
Kemensos menargetkan mereka yang sudah mendaftarkan diri dan terverifikasi dapat menerima penyaluran bansos mulai 2027.
"Kalau berhasil datanya masuk, akurat, kita bisa verifikasi, 2027 penyaluran bantuan sosial sudah menggunakan sistem yang baru," kata Andy.