NADIKABAR.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus batas minimum harga saham Rp 50 menjadi Rp 1. Dengan regulasi tersebut, modal investasi di pasar modal Indonesia diperkirakan hanya Rp 1.000/lot saham.
Co-Founder sekaligus CEO Ajaib Group, Anderson Sumarli menjelaskan saat ini harga termurah untuk satu lot sebesar Rp 50.000 untuk saham dengan harga minimum Rp 50 per saham. Kemudian dengan rencana perubahan regulasi yang memungkinkan harga menjadi Rp 1 per saham, satu lot saham bisa sekitar Rp 1.000.
"Jadi kalau satu lot saham sekarang paling murah Rp 50 ribu. Tapi Bursa Efek Indonesia sekarang ada kajian untuk menurunkan minimal dari Rp 50 jadi Rp 1. Jadi sebentar lagi akan minimalnya bisa Rp 1.000 rupiah untuk beli saham. Itu luar biasa," jelas Anderson dalam konferensi pers di kantor PT Ajaib Teknologi Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Anderson mengatakan, perubahan tersebut dinilai dapat meningkatkan transparansi pasar modal Indonesia, khususnya dalam proses pembentukan harga atau price discovery, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi investor ritel.