Kebijakan baru BEI itu banyak disebut turut menjadi sentimen yang memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama seharian kemarin. Pada Senin sore, IHSG pun ditutup anjlok 1,51% atau 94,03 poin ke level 6.147.
Meski begitu, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menilai penerapan kebijakan tersebut pada hari pertama berjalan baik. BEI juga telah memantau aktivitas perdagangan sejak sesi pre-opening hingga pasar dibuka.
"Ya, penerapan pertama dari penghapusan harga minimum Rp 50 berjalan baik. Ya, seluruh proses mulai dari pre-opening sampai pembukaan pasar dan sampai dengan saat ini seluruh proses kegiatan perdagangan itu berjalan baik," kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan.
Jeffrey pun menegaskan penghapusan batas harga minimum saham Rp 50 tidak memberi dampak negatif ke IHSG. Jeffrey menyinggung bobot saham yang sudah lama berada di level Rp 50 tidak memiliki bobot besar terhadap IHSG.