Usai kesepakatan tertutup tersebut, Rahmat pemegang Sertifikat Hak Milik atas tanah seluas 13.990 meter persegi berharap haknya dapat diberikan dengan adil oleh pihak PT. MMP.

"Saya tidak menginginkan hak orang lain, saya cuma minta hak saya sendiri. Tolong bayarlah tanah saya, sudah 11 tahun saya berjuang. Tolong, jangan abaikan kami ini rakyat kecil," jelas Rahmat.

Hingga Selasa (1/9/2026) malam, meski blokir beton telah dibuka, demonstran tetap bertahan di area pintu masuk PT. MMP.