NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap menu di Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, mengalami keracunan.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan dugaan sementara penyebab keracunan para siswa berasal dari bumbu kacang pada menu sate MBG.
"Informasi yang kami dapatkan, dugaan sementara, mereka mendapatkan dampak terhadap kesehatan mereka atas menu sate yang diduga ini dari bumbu kacangnya," ujar Tysa kepada NadiKabar.com, Selasa (27/10).
Tysa mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG penyedia menu tersebut tidak memproses bumbu kacang dari awal.
Berdasarkan investigasi yang masih berjalan, dapur tersebut menggunakan bumbu kacang yang sudah dalam kondisi digiling.
"Nah, setelah dilakukan investigasi, sampai saat ini masih dilakukan investigasi, bumbu kacangnya itu ternyata diketahui oleh SPPG yang bersangkutan itu, bumbu kacangnya, bumbu yang kacangnya sudah digiling. Jadi, bukan diproses dari awal. Nah, dugaan sementara itu," ujar Tysa.
Saat ini, sampel makanan masih terus diuji. Ia pun mengatakan SPPG terkait sudah dikenakan suspensi oleh BGN.
Tysa turut meluruskan jumlah siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban keracunan usai menyantap menu MBG tersebut.