Dalam surat tersebut dijelaskan, Presiden menetapkan Program Pengembangan Mobil Nasional sebagai Program Strategis Nasional (PSN) guna memperkuat kemandirian otomotif dan manufaktur dalam negeri.
Dalam Rapat Terbatas pada 29 September 2025, Presiden menunjuk PT Pindad sebagai pelaksana PSN, memanfaatkan platform kendaraan Maung sebagai embrio riset, desain dan produksi kendaraan nasional. PT Pindad bertugas menyusun master plan serta roadmap pembentukan ekosistem industri mobil nasional, melaksanakan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, serta melaporkan secara berkala kepada Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara.
"Baru tahun 2026 ini (LEN dan Pindad diberi tanggung jawab garap kendaraan nasional). Jadi itu kenapa nanti ketika diberi tanggung jawab mereka juga berkomitmen penuh untuk menyampaikan dan mengikuti kebijakan yang sudah ada dan malah mereka menyambut baik terutama untuk pencapaian TKDN itu mereka sangat berkomitmen penuh untuk mencapai karena sudah menyiapkan ekosistem yang akan mereka bawa," sebut Setia.