NADIKABAR.COM — Penyaluran bantuan pangan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terpenuhi.
Penyaluran bantuan pangan reguler maupun bantuan khusus untuk penanganan bencana terus dilakukan sehingga masyarakat dapat tetap memperoleh kebutuhan pokok di tengah proses pemulihan kehidupan paska bencana.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah bergerak cepat memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana tetap tersedia.
"Yang jelas, tidak boleh ada yang tidak kebagian bantuan atau kelaparan. Itu tidak boleh. Apa pun caranya, transportasi darat, laut, udara, kita lakukan semua," kata Amran dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah, Kamis (20/8/2026).
Dikutip dari data Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 20 Agustus 2026, bantuan pangan reguler dan bantuan untuk penanganan bencana alam di NTT mencapai 26.440,4 ton dengan nilai Rp 370,2 miliar.