"Kapan saja butuh, enggak masalah. Jadi jangan menunggu bulan. Tiba-tiba sudah habis. Tim kami 24 jam di posko," tegas Amran.
Hingga saat ini, pemerintah telah mengirimkan sekitar 6.000 ton beras untuk penanganan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Khusus Kabupaten Manggarai, sebanyak 15 ton beras disalurkan hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Jumlah tersebut akan terus ditambah sesuai kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
Penyaluran bantuan pangan menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Kehadiran bantuan diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak, terutama ketika sebagian sumber daya mereka masih digunakan untuk memperbaiki rumah, memulihkan aktivitas, dan menata kembali kehidupan setelah bencana.
Dengan dukungan cadangan pangan yang tersedia dan distribusi yang terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras selama proses pemulihan berlangsung.