NADIKABAR.COM — Jauh sebelum dinosaurus muncul dan ketika benua-benua Bumi masih mengalami perubahan besar, sebuah sistem sungai diduga sudah mengalir di Australia.
Sungai tersebut adalah Finke River, yang dikenal sebagai Larapinta oleh masyarakat adat Arrernte. Para ahli geologi memperkirakan sistem drainase yang menjadi leluhur Finke telah bertahan sekitar 300 juta hingga 400 juta tahun.
Jika perkiraan tersebut benar, leluhur sungai ini sudah ada ketika daratan Bumi sedang mengalami rangkaian perubahan yang akhirnya menghasilkan superbenua Pangaea.
Menentukan usia sungai ternyata jauh lebih rumit dibandingkan menentukan umur batuan. Pasalnya, sungai terus berubah. Alirannya dapat bergeser, membentuk jalur baru, meninggalkan saluran lama, atau bahkan terputus akibat perubahan iklim dan aktivitas tektonik.
Dikutip dari ZME Science, sungai digambarkan sebagai sistem arsip yang buruk terkait masa lalunya, karena proses aliran air justru dapat mengikis bukti mengenai sejarah sungai itu sendiri.
Karena itu, ketika ilmuwan menyebut Finke sebagai salah satu kandidat sungai tertua di dunia, yang dimaksud bukan berarti setiap meter jalur Finke saat ini telah dialiri air selama 400 juta tahun.