Kebijakan Pemerintah Jadi Tantangan Utama
Survei Kadin juga mencatat kebijakan dan program pemerintah menjadi tantangan utama bisnis pada kuartal III 2026, dengan porsi 17,8 persen jawaban responden. Angka itu meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, birokrasi yang sebelumnya menempati posisi pertama turun menjadi 9,8 persen dari 16,4 persen.
Fakhrul mengatakan perubahan tersebut menunjukkan keluhan pelaku usaha lebih banyak mengarah pada substansi kebijakan dan program pemerintah.
"Jadi kalau kita lihat surveinya, birokrasi yang sebelumnya berada di posisi pertama justru turun tajam ke 9,8 persen dari 16,4 persen. Ini menariknya, penurunan porsi birokrasi itu belum tentu memperbaiki layanan. Karena itu, mungkin sebagian dari keluhan itu bergeser ke substansi kebijakan dan program pemerintah," ujar Fakhrul.
Selain kepastian kebijakan, akses pembiayaan juga menjadi tantangan bagi pelaku usaha. Fakhrul menyoroti perbedaan pertumbuhan kredit antara UMKM dan korporasi yang dinilai mencerminkan ketimpangan akses pembiayaan antarskala usaha.
"Dari sisi pembiayaan, saat ini kredit UMKM itu hanya tumbuh 2,8 persen, sedangkan kredit korporasi tumbuh 22,14 persen. Ini mengindikasikan akses pembiayaan yang timpang antarskala usaha," tutur dia lebih lanjut.