NADIKABAR.COM — Hasil perkebunan seperti teh, kopi, tembakau, kakao, dan tebu kini diolah menjadi berbagai produk turunan. Pengolahan ini dilakukan untuk meningkatkan nilai jual komoditas perkebunan, tidak hanya menjual hasil panen dalam bentuk bahan mentah.
Produk yang dihasilkan antara lain teh dengan merek Walini, Goalpara, Rolas, dan Gunung Dempo. Ada juga kopi Banaran, Rollas, dan Jampit, serta cerutu Golden Djawa dan Deli. Sementara itu, kakao diolah menjadi produk cokelat dan tetes tebu atau molase dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol.
Sekretaris Perusahaan PTPN I (Persero), Aris Handoyo, mengatakan pengolahan hasil perkebunan menjadi produk turunan merupakan upaya perusahaan meningkatkan nilai ekonomi komoditas.
"Hilirisasi bukan sekadar mengolah bahan baku menjadi produk jadi, melainkan membangun rantai nilai yang terintegrasi, mulai dari produksi di kebun, pengolahan, pengembangan merek, hingga pemasaran. Dengan demikian, potensi komoditas perkebunan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perusahaan dan masyarakat," ujar Aris dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).