Pada komoditas kopi, misalnya, perusahaan mengembangkan produk Banaran, Rollas, dan Jampit. Kopi Banaran yang diproduksi di Semarang juga dikembangkan dalam berbagai kemasan, termasuk sachet untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Untuk teh, produk yang dikembangkan meliputi Walini, Goalpara, Rolas, dan Gunung Dempo. Sementara itu, tembakau diolah menjadi cerutu dengan merek Golden Djawa dan Deli. Kakao juga diolah menjadi produk cokelat yang menyasar industri makanan.

Selain produk pangan dan tembakau, hasil pengolahan tebu juga dimanfaatkan untuk sektor energi. Molase atau tetes tebu dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol.