"Risiko terjadinya bahaya bagi siapa pun di Bumi sangat kecil, kira-kira 1 banding 2.100. NASA dan Space Force akan terus memantau proses masuknya kembali objek tersebut dan memperbarui prediksi yang ada.

Dilihat di peta, koordinat tersebut membentuk jalur di bagian tengah Bumi yang berakhir tepat di atas dan tepat di bawah khatulistiwa. Artinya, wilayah yang berpotensi menjadi lokasi jatuhnya serpihan teleskop Swift mencakup Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, dan Asia.

Sebagai persiapan sebelum Swift jatuh ke Bumi, NASA telah menghentikan operasionalnya pada akhir Oktober setelah melakukan pengamatan terakhir pada 20 Oktober.