NADIKABAR.COM — Teleskop luar angkasa Swift milik NASA akan jatuh ke Bumi setelah menghabiskan dua dekade mengamati tata surya. Teleskop ini terpaksa pensiun dini setelah upaya penyelamatan yang diluncurkan NASA gagal mendorongnya ke orbit yang lebih tinggi.
US Space Force memperkirakan teleskop seberat 1.450 kilogram ini akan jatuh ke Bumi pada Rabu, 4 November 2026 pukul 03.30 waktu Amerika bagian timur atau 15.30 WIB. Namun waktu spesifiknya bisa saja berbeda karena prediksi tersebut memiliki ketidakpastian sekitar 11 jam.
NASA mengatakan sebagian besar badan teleskop akan terbakar di atmosfer saat memasuki Bumi. Sebagian kecil serpihannya mungkin akan tersisa dan jatuh ke Bumi, tapi menurut NASA tidak akan membahayakan.
"Karena inklinasi orbit Swift yang rendah, lokasi jatuhnya serpihan yang tersisa terbatas pada wilayah di antara 20,6 derajat lintang selatan dan 20,6 derajat lintang utara," kata NASA