"Bagi TelkomGroup, sustainability bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di era digital," ujar Gunawan Rabu (2/9/2026).

Sejalan dengan itu, Telkom terus meningkatkan kompetensi talenta agar sesuai dengan kebutuhan industri digital yang berkembang. Pada 2025, sebanyak 20,2% karyawan TelkomGroup tercatat merupakan digital talent. Penguatan kapasitas SDM tersebut menjadi bagian dari persiapan perusahaan menghadapi perubahan kebutuhan industri di masa depan.

Selain pengembangan talenta dan penerapan prinsip inklusivitas, Telkom juga mendorong penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK). Sepanjang 2025, sebanyak 12,6% UMK binaan Telkom berhasil naik kelas, melampaui target tahunan sebesar 10%.