Kualitas konektivitas juga dinilai semakin penting untuk menunjang pengalaman penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Karena itu, pengembangan 5G dipandang sebagai bagian dari persiapan jaringan untuk mendukung layanan digital yang semakin kompleks.
Meski demikian, Nugroho menekankan keputusan investasi tetap harus didasarkan pada kebutuhan riil dan kesiapan pengguna.
"Pembangunan jaringan tanpa perhitungan yang matang berisiko membuat kapasitas yang tersedia tidak terpakai secara maksimal," kata Nugroho.
Selain pengembangan konektivitas, ia mengisyaratkan Telkomsel tengah menyiapkan inisiatif lain di luar bisnis jaringan.
Namun, Nugroho belum memerinci program tersebut dan mengatakan pengumumannya akan dilakukan dalam waktu dekat.