Pemeriksaan tersebut akan difokuskan pada sumber reaksi kimia, prosedur penyimpanan dan penanganan bahan kimia, serta penerapan standar keselamatan dalam kegiatan operasional industri.

"Selanjutnya, akan dilakukan inspeksi lanjutan untuk memastikan sumber masalah, mengevaluasi prosedur penyimpanan dan penanganan bahan kimia, serta memeriksa penerapan standar keselamatan di perusahaan. Hasil pemeriksaan ini harus ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang konkret agar kejadian serupa tidak terulang," jelas Putu.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap mengedepankan aspek keselamatan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi risiko yang dapat membahayakan pekerja maupun masyarakat di sekitar kawasan industri.

Kemenperin juga menekankan pentingnya tanggung jawab perusahaan dalam memberikan penanganan kepada seluruh pihak yang terdampak, serta memastikan penerapan prosedur pengelolaan bahan kimia dan pengendalian risiko operasional dilakukan secara konsisten.

"Kami menegaskan bahwa kegiatan industri harus berjalan dengan mengutamakan keselamatan pekerja, perlindungan masyarakat, dan keamanan lingkungan," pungkas Putu.

Kemenperin berkomitmen untuk terus mengawal penanganan insiden tersebut serta mendorong penerapan standar keselamatan industri secara disiplin sebagai bagian dari upaya mewujudkan kegiatan industri nasional yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan