NADIKABAR.COM — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bergerak cepat merespons insiden pelepasan gas yang terjadi di area PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (29/10/2026).

Kemenperin akan menerjunkan tim ke lapangan untuk memastikan penanganan insiden berjalan optimal, sekaligus melakukan evaluasi terhadap penerapan standar keselamatan industri guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut yang berdampak pada kesehatan sejumlah warga di sekitar lokasi perusahaan.

"Kami menyampaikan keprihatinan atas insiden pelepasan gas di PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2, Karawang, yang berdampak pada masyarakat sekitar. Keselamatan dan kesehatan masyarakat serta para pekerja menjadi prioritas utama kami," ujar Putu dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Putu menjelaskan, Kemenperin telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak perusahaan untuk memastikan langkah penanganan dilakukan secara cepat dan menyeluruh, baik terhadap warga dan pekerja yang terdampak maupun pengendalian sumber masalah di lokasi kejadian.

"Kementerian Perindustrian akan menerjunkan tim ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik. Kami juga telah berkomunikasi langsung dengan pihak perusahaan agar langkah penanganan dilakukan secara cepat, baik pelayanan medis bagi warga dan pekerja yang terdampak maupun penanganan teknis untuk mengendalikan sumber masalah di lokasi," terang Putu..

Berdasarkan laporan awal yang diterima Kemenperin, insiden tersebut diduga dipicu oleh reaksi kimia pada material yang terkena air hujan saat berada di area persiapan pengiriman.