Para peneliti tidak hanya melihat apakah responden senang atau kecewa setelah pertandingan. Mereka juga melihat social connectedness, atau seberapa terhubung seseorang merasa dengan orang-orang di sekitarnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemenangan berkaitan dengan peningkatan identitas terhadap tim dan kemudian rasa keterhubungan sosial. Proses tersebut ikut menjelaskan mengapa kemenangan berkaitan dengan kepuasan hidup yang lebih tinggi.
Ini mungkin menjelaskan fenomena yang sering terlihat setelah Timnas menang. Orang yang sebelumnya tidak saling mengenal bisa tiba-tiba berbicara tentang gol yang baru saja terjadi, teman sekantor membahas pertandingan keesokan harinya, grup WhatsApp menjadi ramai, media sosial pun penuh dengan ucapan 'Indonesia'. Orang-orang memiliki pengalaman bersama yang sama, meskipun mereka menyaksikan pertandingan dari tempat yang berbeda.
Bagian yang cukup mengejutkan dari penelitian tersebut adalah pengaruh kemenangan tidak berhenti pada kepuasan hidup. Para peneliti menemukan bahwa kemenangan tim juga berkaitan dengan motivasi kerja pada hari berikutnya.
Hubungan tersebut sebagian dijelaskan oleh meningkatnya identitas terhadap tim, rasa keterhubungan sosial, dan interaksi terkait pertandingan. Sederhananya, kemenangan Timnas pada malam hari bisa saja membuat seseorang datang bekerja keesokan harinya dengan perasaan lebih positif dan lebih termotivasi.
Jadi, kemenangan Timnas bukan hanya soal skor di papan pertandingan. Ketika seseorang merasa menjadi bagian dari sebuah kelompok, keberhasilan kelompok tersebut dapat memberikan pengalaman emosional yang positif, dan dampaknya dapat terasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada bagaimana seseorang menilai kehidupannya dan seberapa termotivasi dirinya untuk bekerja.