Budi menjelaskan pemerintah masih memeriksa kesiapan sistem yang akan digunakan DSI untuk menjalankan mekanisme ekspor. Hal itu untuk memastikan sistem dapat beroperasi dengan aman.

"Yang pasti sudah tadi mengenai kesiapan DSI seperti apa, ya, kemudian sistem yang dibuat nanti ya dipastikan bahwa semua aman ya. Jadi ini sifatnya evaluasi saja," ujar dia.

Budi memastikan belum ada perubahan terhadap komoditas yang masuk dalam cakupan kebijakan ekspor melalui DSI. Ketiga komoditas tersebut masih mencakup batu bara, kelapa sawit dan paduan besi (ferroalloy).