NADIKABAR.COM β€” Meninggalkan pekerjaan kantoran, pendiri Makanila mengembangkan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Bogor dan memanfaatkan AI untuk mengatur pakan.

Jakarta - Meninggalkan pekerjaan kantoran, pendiri Makanila mengembangkan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Bogor dan memanfaatkan AI untuk mengatur pakan.

Founder Makanila, Lucky Pransisca memberi pakan untuk ikan nila dengan metode biofolk, Bogor, Jawa Barat. Lucky memilih untuk bertani dengan meninggalkan status karyawan.

Lucky Pransisca mencatat kebutuhan pakan dan manajemen pangan untuk bubidaya ikan nila yang ia kembangkan. Saat ini ia mengandalkan teknologi Ai untuk menghitung dan membuat simulasi manajemen pakan.

Pekerja menyortir ikan nila yang siap panen di pusat ikan nila segar dan marinasi, Makanila Bogor, Jawa Barat. Makanila mengajukan sejumlah lisensi pendukung untuk mengembangkan usahanya seperti sertifikasi halal dari pemerintah dan tengah memasuki tahap finalisasi. Sertifikat tersebut berguna untuk syarat memasuki ritel modern hingga restauran mapan.

Ikan nila segar dijaring dari kolam secara berkala untuk memenuhi pesanan. Selain itu, masa panen saat 3 hingga 4 bulan pasca penyebaran benih ikan nila. Ia mendapatkan keuntungan bersih pada kisaran Rp 6.000/kg ikan nila.

Ikan nila yang dipesan langsung dijaring dan siap dibersihkan. Pembangunan pengolahan ikan dengan standar industri yang lebih bersih dan higienis memasuki tahap akhir dan bakal menggantikan sistem konvensional ini.

Membersihkan ikan nila dari kotoran dan sisik hingga siap diantar ke konsumen dalam kondisi bersih, segar dan higienis. Ikan nila yang diproduksi di pertanian bifolk Makanila sudah terjual hingga Lampung, Jawa dan Bali.

Tumpukan ikan nila yang sudah bersih. Pekerja pembersih ikan mendapatkan upah Rp 2.000/kg. Makanila sedang membangun pusat budidaya ikan lele dan kebon aquaponik untuk membangun ekosistem yang saling melengkapi.

Ikan nila dimasukkan ke dalam mesin pendingin sebelum diantarkan ke konsumen. Saat ini Makanila mempunyao 50 kolam biofolk dengan kapasitas panen mencapai 60 kuintal ikan nila segar. Masa panen sekitar 3 bulan sejak penyebaran benih ikan.

Tabel manajemen pakan yang dibantu menggunakan teknologi Artifisial Intelegen (Ai). Lucky memasukkan prompt untuk mensimulasikan dan membuat rumus pemberian makan, belanja, budgeting dan analisa pakan untuk hasil yang maksimal. β€œKalau hanya di ingat-ingat, suka lupa dan bisa ada yang dikasih pakan berkali-kali, ada yang belum. Dengan bantuan Ai, hasilnya maksimal karena merata dan terkontrol dengan baik,β€œ katanya.