NADIKABAR.COM — Negara tetangga Singapura berupaya memanfaatkan ledakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan berbagai kemampuan baru dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik sebelum permintaannya melambat. Demikian dikatakan Perdana Menteri Lawrence Wong.
Saat berbincang dengan di ajang Forbes Global CEO Conference yang digelar di Shangri-La Singapura, Wong menyebutkan bahwa permintaan yang didorong oleh AI tengah mendongkrak industri semikonduktor Singapura dan memberikan keuntungan bagi sektor-sektor lainnya.
"Tidak ada booming bertahan selamanya. Pada titik tertentu, akan terjadi koreksi. Dan kita tidak tahu kapan itu akan terjadi, atau bagaimana terjadinya, kita juga tidak tahu siapa yang akan menjadi korban ketika hal itu terjadi," ungkapnya, dikutip Channel News Asia.
"Karena itu, pendekatan kami saat ini adalah memanfaatkan celah peluang yang ada dengan sebaik-baiknya, di mana terdapat permintaan eksternal, mengkapitalisasinya, membangun berbagai kemampuan baru, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik bagi warga Singapura," imbuhnya.