Namun, adopsi AI yang sangat cepat juga diperkirakan akan mengubah lanskap ketenagakerjaan, di mana beberapa pekerjaan akan hilang dan yang lainnya akan membutuhkan keterampilan baru. "Jelas beberapa pekerjaan akan hilang,dan banyak pekerjaan harus berubah," ujar Wong yang dikutip NadiKabar dari VN Express.

Menurutnya, ukuran Singapura yang relatif kecil serta kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja akan membantu tenaga kerja beradaptasi dengan perubahan ini.

Wong juga menyerukan adanya kerja sama internasional guna mengatasi risiko sistem AI yang makin canggih, termasuk potensi penyalahgunaannya serta kemungkinan sistem otonom beroperasi di luar kendali. Ia menyatakan langkah pengamanan global pada akhirnya dapat dikembangkan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).