NADIKABAR.COM — Sektor jasa katering dan wedding service di Indonesia mulai mengadopsi teknologi game interaktif. Perusahaan katering Jagarasa secara resmi memperkenalkan Jagarasa Open World, sebuah dunia virtual 3D berbasis browser yang mempertemukan pengalaman menjelajahi game dengan pencarian kebutuhan pernikahan.
Melalui platform ini, calon pengantin maupun masyarakat umum dapat mengendalikan karakter avatar untuk bergerak di dalam ruang digital, menggantikan metode konvensional yang sebelumnya hanya mengandalkan katalog gambar atau foto produk yang statis.
Jagarasa Open World menghadirkan bentuk interaksi anyar antara penyedia jasa dan calon konsumen. Pada situs web katalog biasa, orang umumnya berkunjung dengan kebutuhan spesifik dan langsung mencari informasi harga.
Sebaliknya, di dalam dunia virtual ini, pengunjung dapat datang sekadar untuk berjalan-jalan, mencoba berbagai aktivitas rekreasi, atau mengendarai kendaraan di jalanan virtual.
Inovasi ini mengadaptasi konsep pameran pernikahan (wedding expo) fisik ke dalam ruang siber:
Guna memberikan navigasi yang ramah pengguna, pengembang menyematkan sejumlah fitur pendukung:
Pihak pengembang menekankan bahwa hadirnya pameran virtual ini berfungsi sebagai perkenalan awal bagi konsumen untuk mengenali merek dan ekosistem vendor.
Perpindahan ke medium digital diakui tidak dapat menggantikan elemen fisik yang krusial dalam pernikahan. Hal-hal seperti penilaian rasa makanan (food tasting), mengukur kapasitas gedung sebenarnya, hingga diskusi detail acara tetap memerlukan kunjungan langsung dan tatap muka di dunia nyata.
Meski demikian, kehadiran Jagarasa Open World menjadi eksperimen digital yang segar dalam industri jasa pernikahan--membuka cara baru bagi generasi muda untuk merencanakan pernikahan secara lebih santai dan menyenangkan.