NADIKABAR.COM — Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menepuk laki-laki bernama Andre Janones yang berhasil mengalahkan serangan buzzer di internet. Janones bahkan disebut sebagai 'jenderal kita' oleh Lula atas peran pentingnya membantu Lula menang Pilpres di Brasil.
"Dia memainkan peran yang sangat besar dalam kampanye ini, terus-menerus membangkitkan semangat pasukan kita setiap hari -- pagi, siang, maupun malam," ujar Lula di hadapan ribuan pendukung yang memadati Paulista Avenue, jalan utama di São Paulo, Brasil. Jonanes tersipu malu atas pujian tersebut.
Mundur ke tiga minggu sebelumnya, posisi sang presiden incumben tampak terancam. Ia kalah suara dalam putaran pertama pilpres dari rivalnya kubu sayap kanan, Flavio Bolsonaro yang didukung AS dan Israel. Tim kampanyenya pun kewalahan mengimbangi operasi buzzer media sosial kubu sayap kanan yang begitu kuat. Namun, karena Bolsonaro juga tidak tembus 50% suara, maka Bolsonaro dan Lula lanjut ke Pilpres putaran kedua, sementara kandidat capres lain gugur.
Janones, yang sebelumnya juga membantu mengoordinasikan operasi digital Lula dalam pemilihan melawan Jair Bolsonaro, ayah Flalvio, pada tahun 2022, yakin bahwa kampanye Lula memerlukan perubahan. Ia pun merasa mampu membantu membalikkan keadaan.
Dilansir Aljazeera, Kamis (29/10/2026), ia mengunggah sebuah video dengan pesan optimistis.
"Kita akan memenangkan pemilihan ini. Lula akan terpilih kembali sebagai Presiden Brasil," terangnya.
Rencananya kemudian berpusat pada sebuah saluran WhatsApp yang telah ia luncurkan beberapa bulan sebelumnya. Saluran yang diberi nama 'Exercito do Lula', atau 'Lula's Army/'Pasukan Lula', tersebut memiliki sekitar 60.000 pengikut setelah putaran pertama.