Situasi ini memaksa Noven beralih menjadi pengemudi ojek online (ojol) sembari terus mencari lowongan kerja formal. Mulai dari mengirimkan CV secara daring melalui berbagai portal lowongan hingga mengikuti pelatihan kerja sudah dilakukan sejak empat tahun terakhir.

"Paling seminggu sekali saya kirim CV ke mana. Saya kan sambil jadi driver online kan. Jadinya yang sambil cari kerja juga," kata Noven.

Noval mengaku lendala terbesar yang kerap dihadapi bukan pada aspek keterampilan atau keahlian mengingat dirinya sudah mengikuti berbagai pelatihan di bidang IT dan jaringan komputer hingga kini sudah dikuasainya, melainkan faktor batasan usia yang tercantum dalam syarat lowongan pekerjaan.

"Kendala umur sih saya, jadi susah masuk ke syarat perusahaan," ungkap Noven.