"Kita punya tanggung jawab yang cukup besar bagaimana menjamin ruang yang aman dan sehat buat anak-anak kita itu. Itu sebabnya pemerintah membuat PP Tunas dalam rangka membangun ruang aman dan sehat bagi anak di dalam ekosistem digital. Melindungi anak kita adalah melindungi peradaban," tegasnya.

Dalam kegiatan yang sama, WhatsApp memperkenalkan fitur Parental Control untuk membantu orang tua mendampingi aktivitas digital anak remaja.

Fitur ini memungkinkan orang tua melihat informasi tentang grup dan kanal yang terhubung dengan akun anak, mengatur sejumlah pilihan terkait konten yang dapat dilihat dan dibagikan, serta menerima notifikasi atas perubahan tertentu pada akun.

Wakil Presiden Business Operations and External Affairs WhatsApp, Victoria Grant, menjelaskan fitur tersebut dirancang untuk mendukung keselamatan anak tanpa mengharuskan orang tua membaca percakapan pribadi mereka.

"Dengan begitu, tidak ada pengaturan yang tiba-tiba muncul dan mengejutkan anak Anda. Anda dapat membuka dan mengatur fitur-fitur tersebut bersama-sama," kata Grant.