NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mendorong penguatan perlindungan sosial (perlinsos) dan pemberdayaan lanjut usia (lansia) untuk menghadapi perubahan demografi di Indonesia.

Upaya tersebut perlu dilakukan melalui layanan sosial yang terintegrasi, penguatan dukungan bagi lansia rentan, serta pengembangan ekonomi perak (silver economy) yang inklusif. Ekonomi Perak adalah sistem ekonomi yang berfokus pada pasar, produk dan layanan bagi penduduk lanjut usia.

"Peringatan Hari Lanjut Usia Internasional (HLUIN) menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kita dalam menghadapi perubahan demografi di Indonesia," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).

Hal tersebut disampaikan Agus Jabo saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Internasional (HLUIN) 2026, peluncuran buku tentang lansia, dan Kick-off Pengembangan Ekonomi Perak di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, hari ini.

Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, proporsi penduduk lansia di Indonesia telah mencapai 11,97 persen dan diproyeksikan meningkat menjadi 20,31 persen pada 2045. Artinya, satu dari lima penduduk Indonesia diperkirakan akan berusia lanjut.