Selain gedung pemerintahan, pembangunan fasilitas hunian juga terus dilakukan. Otorita IKN menyebut pembangunan tersebut meliputi delapan tower rumah susun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 109 rumah tapak.
Di sisi lain, sejumlah fasilitas pendukung perkotaan juga telah beroperasi di Nusantara. Fasilitas tersebut mencakup institusi pendidikan, layanan kesehatan, perhotelan, hingga kawasan perdagangan untuk menunjang aktivitas masyarakat.
"Ke depannya, sinergi antara pemerintah, badan usaha, dan para investor terus dikawal agar seluruh pengerjaan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia," jelas Otorita IKN.