Lebih lanjutnya, BGN juga menindaklanjuti rekomendasi pemerintah daerah terkait kondisi dapur yang dinilai belum memenuhi standar.

Ia mencontohkan, dapur dapat dihentikan operasionalnya apabila ditemukan masalah, seperti pengelolaan limbah yang buruk atau kondisi tempat pengolahan makanan yang tidak bersih. Bahkan, penghentian permanen dapat dilakukan berdasarkan rekomendasi satuan tugas pemerintah daerah.

"Setelah dilihat, ternyata misalnya IPAL-nya tidak bagus, kemudian pengelolaan limbahnya tidak bagus, kemudian ada tempat-tempat yang barangkali tidak bersih, kemudian sebaiknya kami suspend, dan ada yang sudah kami suspend permanen atas rekomendasi dari Satgas di pemerintah daerah itu," ujarnya.

Selain pemeriksaan langsung, BGN tengah menguji coba sistem pemantauan dapur melalui kamera pengawas atau CCTV yang terhubung ke pusat. Sekitar 70 dapur mengikuti uji coba tersebut.

Sudaryono menjelaskan rekaman CCTV nantinya akan dibantu teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memantau kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP).