Penilaian tersebut diperkuat oleh pembuktian keunggulan Sembalun dalam menghasilkan panen raya skala besar, yakni mencapai estimasi produksi 1.050 ton dari luas lahan 105 hektare yang dikelola oleh 287 petani lokal.

Pemilihan Sembalun sebagai pusat pengembangan komoditas ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menekan ketergantungan pada pasokan impor.

Saat ini, produksi bawang putih dalam negeri baru berkisar 39.000 hingga 40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Artinya, sekitar 90 hingga 95 persen pasokan nasional masih bergantung pada impor.