NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sejumlah pernyataan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (29/10).

Adik Presiden Prabowo Subianto itu menyinggung potensi pelemahan rupiah akibat persoalan pasar modal, meminta pengusaha menghentikan praktik goreng saham, hingga mengungkap rencana penerapan pajak digital mulai 9 November 2026.

Berikut tiga pernyataan Hashim dalam Rapimnas Kadin 2026:

Hashim memperingatkan nilai tukar rupiah berpotensi melemah hingga Rp21 ribu-Rp22 ribu per dolar AS jika investor asing menarik modal dari pasar saham Indonesia.

Peringatan itu disampaikan menyusul usulan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

"Ini masalah sangat-sangat serius karena kalau investasi luar negeri keluar dari bursa saham kita, rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung bisa jadi Rp20 ribu, Rp21 ribu. Ada yang bilang Rp22 ribu," ujar Hashim.