Guna menjawab tantangan pergeseran dunia kerja tersebut, Endang mendorong para lulusan untuk mengasah keterampilan yang tidak bisa direplikasi oleh mesin:

"Semakin AI mengambil pekerjaan yang rutin, semakin penting kemampuan manusia untuk memahami manusia. Semakin pintar teknologi, manusia harus semakin bijaksana," tegasnya.

Menutup orasinya, Endang berpesan agar para alumni muda UMM tidak berhenti belajar dan siap menjadi generasi yang "Ready to Work, Ready to Solve, dan Ready to Serve"--siap bekerja, memecahkan masalah, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.