Uniknya, di tengah keraguan mengadopsi agen AI secara ekstensif, mayoritas tim keamanan siber di Tanah Air merasa sangat percaya diri saat harus berhadapan dengan ancaman peretasan berbasis AI.

Laporan Cisco mencatat lebih dari 80% organisasi di Indonesia merasa yakin bahwa mereka mampu mendeteksi dan merespons jika ada agen AI di sistem mereka yang disusupi atau dikendalikan oleh pihak tidak berwenang.

Managing Director Cisco Indonesia, Cin Cin Go, menegaskan bahwa perubahan lanskap ancaman siber saat ini menuntut kelincahan operasional yang nyata, bukan sekadar ketergantungan pada teknologi semata.